Dampak yang Ditimbulkan dari Perang Dunia II

93

euforian.com – Perang selalu menimbulkan dampak yang merugikan bagi pihak-pihak yang terlibat, terlebih bagi negara-negara yang kalah. Korban jiwa berjatuhan, infrastruktur hancur lebur, serta kondisi politik yang tidak stabil merupakan beberapa dampat yang diperoleh dari perang. Perang Dunia II yang berlangsung dari tahun 1939 hingga 1945 pun memberikan dampak yang luar biasa bagi seluruh negara di dunia. Dampak dan perubahan tersebut dapat ditemukan pada bidang politik, ekonomi, hingga keadaan sosial.

Berbagai perjanjian dan konferensi pun dibentuk untuk mengakhiri perang secara resmi, serta mencegah kemungkinan terjadinya Perang Dunia III di masa depan. 

Perjanjian Perdamaian untuk Mengakhiri Perang Dunia II  

1.  Perjanjian Postdam (17 Juli-2 Agustus 1945)

Perjanjian Postdam digelar di Postdam, Jerman  pada tanggal 17 Juli hingga 2 Agustus 1945. Perjanjian tersebut dihadiri oleh Uni Soviet, yang diwakili oleh Jospeh Stalin, Inggris diwakili oleh Perdana Menteri Winston Churcill, serta Presiden Amerika Serikat Harry Truman. Hasil dari perjanjian Postdam di antaranya adalah:

  • Jerman dituntut untuk bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan Perang Dunia II.
  • Jerman dituntut untuk mengembalikan Kota Danzig kepada Polandia
  • Jerman dibagi menjadi dua, yakni Jerman Barat dan Jerman Timur. Bagian barat Jerman dikuasai oleh pihak sekutu; Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis, sedangkan bagian timur dikuasai oleh Uni Soviet.
  • Hukuman bagi para tentara Nazi

Pada tanggal 26 Juli, Churchil, Truman, dan Chiang Kai Shek, pemimpin Pemerintahan Nasionalis China, mengeluarkan Deklarasi Postdam yang berisi perjanjian untuk Jepang yang menyerah pada Perang Dunia II di wilayah Asia.

2.  Perjanjian Perdamaian Paris

Perjanjian Perdamaian Paris ditandatangani pada10 Februari 1947 sebagai hasil dari Konferensi Perdamaian Paris yang digelar pada tanggal 29 Juli hingga 15 Oktober 1946. Perjanjian tersebut menghasilkan kesepakatan sebagai berikut:

  • Jajahan Italia di wilayah Afrika Utara akan diambil alih oleh Inggris.
  • Italia bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan Perang Dunia II.
  • Abyssinia dan Albania kembali menjadi wilayah yang merdeka.
  • Wilayah teritorial Itali diperkecil.
Baca Juga  Sebab Umum Terjadinya Perang Dunia II

Dampak Perang Dunia II di Bidang Politik

  1. Munculnya dua negara adidaya dengan ideologi yang berbeda, yakni Amerika Serikat dengan ideologi liberalnya, serta Uni Soviet yang setia dengan ideologi komunis. 
  2. Perebutan kekuasaan antara dua negara adikuasi tersebut menimbulkan ketegangan yang kemudian disebut dengan peristiwa Perang Dingin. Peristiwa ini dikenal dengan istilah perang dingin sebab kedua pihak yang saling berselisih menolak untuk terlibat dalam aksi militer secara langsung. Justru, Amerika Serikat dan Uni Soviet masing-masing menyiapkan senjata nuklirnya yang dapat membahayakan keberlangsungan hidup umat manusia di seluruh dunia. Dampak dari berlangsungnya Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet ini di antaranya adalah terjadinya peristiwa Blokade Berlin (1948-1949), meletusnya Perang Korea (1950-1953), Krisis Terusan Suez (1956), Perang Vietnam (1959-1975), serta Perang Afghanistan (1979-1989).
  3. Runtuhnya imperialis serta munculnya negara-negara merdeka seperti Filipina, Indonesia, Pakistan, serta sejumlah negara di kawasan Asia dan Afrika.

Dampak Perang Dunia II di Bidang Ekonomi  

Pada akhir Perang Dunia II, jutaan warga dari negara yang terlibat dalam perang kehilangan tempat tinggal. Ekonomi, industri, dan infrastruktur di wilayah Eropa hancur lebur. Uni Soviet merupakan salah satu negara peserta erang yang juga mengalami kerugian besar akibat Perang Dunia II. Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Negara Amerika Serikat pada masa itu, George Marshall, merancang program pemulihan wilayah Eropa yang disebut dengan Marshall Plan. Pada periode tahun 1948-1952, pemerintah Amerika Serikat mengalokasikan dana sebesar US$ 138 triliun untuk perbaikan infrastruktur di wilayah Eropa Barat. Sejumlah kebijakan ekonomi pun dibentuk demi mengatasi krisis ekonomi dan infrastruktur pasca Perang Dunia II.

  1. Marshall Plan (1947), memiliki kewenangan untuk memberikan bantuan perbaikan di bidang ekonomi dan militer bagi negara-negara yang mengalami kerugian tersbesar akibat Perang Dunia II.
  2. Doktrin Truman (1947), bertugas untuk membantu ekonomi Yunani dan Turki.
  3. Point Four Truman, merupakan lembaga yang berwenang untuk memberikan bantuan ekonomi dan militer bagi negara-negara berkembang di wilayah Asia.
Baca Juga  Tembok Berlin, Simbol Monumental Perang Dingin dan Runtuhnya Hegemoni Kekuasaan Uni Sovyet

Dampak Perang Dunia II di Bidang Sosial  

Pasca Perang Dunia, jutaan jiwa terenggut nyawa dan kebebasannya. Jutaan keluarga pun tercerai berai akibat perang. Demi menanggulangi berbagai kerugian sosial, negara-negara yang terlibat dalam perang menjalin kerja sama demi memperbaiki kerugian yang timbul akibat Perang Dunia II. Salah satu usaha untuk memperbaiki situasi pasca perang adalah dengan membentuk UNRRA (United Nation Relief Rehabilitation Administration). Bantuan yang diberikan oleh organisasi kemanusiaan tersebut di antaranya adalah:

  1. Memberi makan orang-orang telantar yang kehilangan tempat tinggalnya akibat agresi militer selama Perang Dunia II.
  2. Memberikan perlindungan bagi para pengungsi serta mempertemukan kembali anggota keluarga yang hilang.
  3. Mendirikan rumah sakit serta pemukiman darurat untuk para korban perang.

Berbagai dampak buruk akibat Perang Dunia II pun memicu banyak pihak untuk merancang program  yang bertujuan untuk menjaga perdamaian dunia. Setelah dibubarkannya Liga Bangsa-Bangsa yang tidak mampu menjalankan tugasnya dalam menjaga perdamaian, dibentuklah Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 24 Oktober 1945. Dengan didirikannya PBB ini, berbagai konflik yang terjadi pasca Perang Dunia II diharapkan dapat terselesaikan dengan baik serta negara-negara yang tergabung di dalamnya juga dapat berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian dunia yang abadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here